Bahasa Indonesia [nyata] mimpiku bersebab atau memberi peringatan?

  • Bagikan

Kisah ini masih terlintas di pikiranku. Kisah ini sekitar sepuluh tahun yang lalu yaitu pada 2006. Umurku waktu itu empat tahun. Waktu umur dua tahun sampai tiga tahun aku biasanya tidur di kamar ibu bapaku. Tapi ketika aku berumur empat tahun aku tidur di ruang tamu sendiri. Aku memiliki dua orang kakak laki-laki. Mereka berdua tidur di kamar yang sama, ibu bapakku juga tidur di kamar yang sama. Tapi aku sendirian, maklumlah hanya anak perempuan satu-satunya.

Pada suatu malam, aku tidur di ruang tamu seperti biasa (tempat tidurku) ruang tamuku pula sempit aja tempatnya dan terhubung ke ruang dapur dengan lorong kecil. Pada malam itu, aku bermimpi ada seekor burung elang terbang dan ada banyak burung hantu di atas sayapnya (duduk atas sayapnya) dan burung hantu tersebut memakai penutup mata dan topi bajak laut. Mungkin itu lucu tapi tidak begitu. Lalu diakhir mimpiku berbunyi music “JENG JENG JENG JENG !!!”. Lalu aku terkejut dari mimpiku. Aku melihat di bawah kaki ku yaitu lorong ke ruang dapur hanya sedikit ke kiri saja ada satu sosok yang terang di mataku yaitu “pocong !!!!!!”. Mukanya berwarna putih. Tapi biasanya aku lihat di film mukanya hitam tapi yang aku lihat mukanya putih. Contoh seperti kita pakai bedak putih sangat tebal. Tapi dilihat dari segi wajahnya dia adalah cewek. Dia tidak memandang ke arahku. Di memang memandang ke arah atap. Lalu aku menutup muka ku dengan bantal kepala ku, lalu membaca surah al-Fatihah. Dan aku masih menutup muka ku tanpa melihat ke arahnya.

Lalu aku pergi ke kamar ibuku. Kamar ibuku ada di atas tapi ke kiri sedikit. Aku pergi ke kamar ibuku lalu membuka pintu dengan cemas dan aku segera masuk dan menutup pintu. Lantas aku naik ke atas ranjang karna ingin duduk di antara ibu dan bapaku. Dalam beberapa menit atau jam kemudian, aku membangunkan ibuku untuk menemani aku ke toilet yang tidak terlalu jauh melalui ruang dapur belah kiri juga. saat aku keluar “goblin itu” sudah tidak ada. Aku merasa lega dan pergi ke toilet sambil ditemani oleh ibuku.

keesokan harinya, aku menceritakan kepada ibu bapaku tentang hal yang terjadi semalam. Bapaku bilang kalau aku hanya mengigau saja, tapi ibuku percaya Karena kakak laki-laki keduaku juga pernah melihat sesuatu di ruang dapur itu tapi bukan makhluk yang aku lihat atau dalam kata lain bahwa Ini berbeda..

Terima kasih telah membaca ceritaku.
—————————————————————-
Pengirim : Nur Sholihah nursholihah33@gmail.com , 3 Juli 2016 17.51 WIB.
Teks hasil terjemahan dalam Bahasa Indonesia. Untuk teks asli dalam Bahasa Melayu klik disini
—————————————————————–
Punya cerita mistis? Ingin berbaginya? Kirimkan cerita pengalaman mistismu atau cerita karangan mistismu ke richieimani1.ri@gmail.com dan biarkan ribuan pembaca membacanya setiap hari!

  • Bagikan