Dolanan – Dolanan Di Dusun Kaweden

 
4. Bebasan
 
Dolanan – Dolanan Di Dusun Kaweden – Bebasan berasal dari kata yang di ucapkan penjaga dan pemain yang bersembunyi ketika memegang pencokan. Setiap pemain yang bersembunyi maupun penjaga pencokan bila memegang pathok harus mengucapkan “bebas”. Permainan ini dapat dilakukan oleh minimal dua orang. Satu orang berperan sebagai penjaga dan yang lain sebagai orang yang bersembunyi. Diawali dengan hompimpah,bila tinggal dua orang pingsut. Pihak yang kalah bertugas menjaga pencokan (berupa pohon atau tiang). Penjaga harus menutup mata dan berhitung sesuai dengan jumlah hitungan yang disepakati (misalnya 1-10) pemain berlari mencari tempat persembunyian.
 
 Setelah hitungan yang disepakati selesai, masing-masing pemain memiliki dua tugas. Penjaga bertugas mencari pemain yang bersembunyi sekaligus menjaga pencokan agar tidak dipegang oleh pemain yang bersembunyi. Sementara itu, pemain yang bersembunyi bertugas mencari tempat persembunyian dan berusaha memegang pencokan sambil bilang “bebas” ketika penjaga sedang mencarinya. Pemain dikatakan menang apabila berhasil memegang pencokan dan berhak bersembunyi lagi. Dengan begitu peran tidak berubah. Namun, jika penjaga berhasil menemukan melihat pemain di tempat persembunyiannya, keduanya akan berlomba untuk mencapai pencokan terlebih dahulu. Apabila penjaga menyentuh pencokan duluan, maka peran berganti. Permainan ini juga dapat dilakukan oleh banyak orang, dengan tetap satu orang menjadi penjaga.
 
 Jika di saat penjaga mencari, sementara pemain yang bersembunyi (misalnya si B) telah sampai di tempat pencokan, maka si B akan berteriak “bebas” sambil memegang pencokan. Dengan demikian maka si B sudah tidak bisa menjadi penjaga pencokan.                                                                                           
 
 Jika semua pemain yang bersembunyi sudah kembali ke tempat pencokan, dan penjaga akhirnya mendapatkan tawanan (orang yang tidak bisa memegang pencokan) maka tahap selanjutnya adalah memilih penjaga baru diantara pemain tersebut. Caranya adalah semua berbaris di belakang penjaga yang matanya ditutup sambil menghadap tiang atau pohon yang tadi di jadikan pencokan. Lalu penjaga menyebutkan salah satu angka (misalkan 2), maka pemain yang berbaris di urutan ke-2 jika dia tawanan maka dia yang jadi penjaga. Namun bila yang nomer 2 bukan tawanan,maka penjaga tadi menjadi penjaga lagi. Demikianlah tahapan permainan bebasan yang bisa dilakukan berulang kali.
 
 Penjaga dikatakan komet apabila tidak berhasil menjaga pencokan hingga berkali-berkali putaran.
 
Kadang-kadang kalau waktu sudah hampir Maghrib,pemain yang harusnya ndelik eeee…malah pada mandi di kali. Kasihan juga teman yang harus jaga karena kebingungan mencari teman-teman.
 
 Manfaat
 
Diantara manfaat dari permainan Dhelikan adalah sebagai berikut:
 
a. Mengasah kemampuan dalam memutuskan masalah.
 
b. Melatih kecepatan dalam berlari.
 
c. Melatih ketajaman penglihatan mata.
 
 
5.Ye-ye/Lompat tali
 
Dolanan - Dolanan Di Dusun Kaweden

 

 
Ye-ye atau lompatan merupakan permainan yang menggunakan karet gelang yang di sambung-sambung sepanjang kurang lebih dua meter. Permainan ini membutuhkan minimal 3 orang pemain, bisa dilakukan secara individual mupun kelompok. Dua orang yang memegang masing-masing ujung tali dan yang seorang lagi yang melompat. Semakin dia bisa melompat maka ketinggian tali akan semakin bertambah. Di mulai dari setinggi lutut naik-naik sampai tali di ujung jari tangan yang memegang tali. Kalau ada yang gagal maka gantian sama teman yang memegang tali secara berurutan. Tapi permainan ye-ye ini di dominasi oleh cewek. Jarang cowok yang memainkannya.
 
6. Dhakon
 
Dolanan - Dolanan Di Dusun Kaweden
 
 Dhakon adalah jenis permainan yang memadukan keterampilan berhitung, bermain strategi, dan pergerakan jari-jari tangan. Permainan dhakon dapat dilakukan dengan papan dan biji dhakon khusus yang saat ini banyak dijual di toko-toko permainan tradisional. Namun, permainan ini sebenarnya dapat juga dilakukan dengan cara lebih sederhana, yaitu dengan membuat lubang di tanah dan menggunakan baru-batu kecil sebagai biji dhakon. Lubang setengah bola dapat dibuat sesuai kesepakatan pemain, misalnya tiga, empat, atau lima lubang tiap baris dengan dua lubang tambahan yang disebut lumbung. Permainan ini hanya bisa dilakukan oleh dua orang. Satu orang menguasai satu baris lubang dhakon dan satu lumbung.
 
 Bermain dhakon dimulai dengan mengisi masing-masing lubang dhakon dengan jumlah batu atau biji dhakon sesuai kesepakatan, misalnya 5 atau 10 biji dhakon. Setelah itu dilakukan pingsut untuk menentukan pemain yang akan memulai lebih awal. Pemain yang menang mengambil biji dhakon dari salah satu lubang dhakon miliknya, kemudian mendistribusikan biji dhakon ke tiap lubang dhakon yang ada, kecuali lumbung lawan. Giliran pemain selesai apabila biji dhakon jatuh pada lubang yang kosong atau pada lumbung pemain itu sendiri. Apabila biji dhakon jatuh pada lubang kosong milik pemain
 
tersebut dan berhadapan dengan lubang lawan yang berisi biji dhakon, maka semua biji dhakon menjadi milik pemain tersebut. Pemain berhak mengambil dan memasukkan semua biji dhakon dalam lubang lawan tersebut ke dalam lumbungnya. Siklus ini dilakukan terus hingga lubang dhakon masing-masing pemain kosong. Setelah itu, dilakukan penghitungan jumlah biji dhakon pada masing-masing lumbung. Pemilik biji dhakon terbanyak menjadi pemenang.
 
Strategi, keterampilan jari, kemampuan berhitung, dll
 
Dolanan – Dolanan Di Dusun Kaweden Part 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: