Mengerikan, Kisah Nyata Rumah Kosong Berhantu

  • Bagikan

kisah nyata rumah kosong berhantu

Malam itu Pak Danny barusan hadir dari Surabaya untuk bermalam dalam suatu rumah kosong punya adiknya. Rumah itu terdapat dalam suatu kompleks perumahan elit di wilayah Kali Urang, Sleman, Jogjakarta. Ia datang di dalam rumah itu seputar jam 21.00 WIB serta ambil kunci rumah yang diberikan oleh pemiliknya ke Satpam kompleks.

Saat ambil kunci rumah, satpam kompleks memberitahu jika lampu di dalam rumah punya adiknya padam. Beberapa kali sudah dinyalakan, tetapi selanjutnya padam kembali. Menurut satpam itu, ada peluang berlangsung konsleting listrik. Kemungkinan sebab telah capek, Danny tidak memusingkan serta selekasnya bergegas ke arah rumah adiknya.

Danny coba menyalakan listrik di rumah kosong itu. Awalannya, lampu sempat menyala beberapa waktu. Danny berpikir jika keadaan baik-baik saja. Barusan pria paruh baya itu dengan maksud istirahat di kasur, mendadak lampu padam. Danny selekasnya keluar serta coba menyalakan listrik kembali.

Sesudah listrik menyala, Danny ke WC dengan maksud buang air kecil. Anehnya, di WC itu ada beberapa kotoran berantakan, seperti gumpalan tanah kering berwarna hitam. Entahlah darimanakah datangnya kotoran itu, walau sebenarnya plafon WC dalam keadaan tertutup rapat. Setahu Danny, rumah itu meskipun dalam keadaan kosong, kebersihannya tetap terbangun, sebab ada orang suruhan adiknya yang tiap satu minggu sekali bersihkan rumah itu.

Pria tua yang kerja jadi pegawai dalam suatu perusahaan swasta di bagian percetakan itu kembali pada kamarnya. Begitu kagetnya ia sebab dari dalam kamar itu tercium berbau pesing yang benar-benar menusuk. Seingat Danny, barusan saat pertama masuk ke kamar, tidak ada berbau apa-apa, tapi saat ini kamarnya berbau sekali.

Sekalian menggenggam hidungnya, Danny cari sumber berbau itu. Tidak ada pertanda jika ada kotoran di kamarnya. Mendadak listrik padam kembali. Dianya mulai merasai suatu hal yang tidak beres. Tentu ini tingkah mahluk halus yang meunggu rumah itu pikirnya. Bulu kuduknya sekarang mulai berdiri. Sekalian meraba-raba ditengah-tengah kegelapan, Danny coba keluar untuk menyalakan listrik kembali.

Lampu kembali menyala serta Danny kembali masuk ke kamarnya. Anehnya, berbau pesing barusan telah hilang tidak berbekas. Baru lima menit Danny nikmati istirahatnya di kasur yang empuk, kembali terdengar suara yang menyeramkan dari arah WC yang tidak jauh dari kamarnya. Suara itu terdengar makin jelas, seperti orang yang sedang menggumam.

Jadi anak seorang guru agama, Danny tahu apa yang perlu dilakukan. Ia percaya jika rumah kosong punya adiknya ini ada hantunya. Umumnya, jika lihat beberapa ciri gangguannya, tentu tingkah gondoruwo yang tidak suka dengan kehadirannya. Danny dengan maksud menyingkirkan hantu itu dengan seluruh pengetahuan yang dipunyainya.

Perlahan-lahan Danny coba mendatangi asal suara itu. Anehnya, suara itu juga lenyap saat dianya telah dekati WC. Lantas dianya membaca ayat kursi sekitar 1 kali. Situasi di dalam rumah itu saat ini berasa bertambah nyaman dari mulanya.

Rasa kantuk Danny hilang karena masalah hantu itu hingga dianya putuskan untuk melihat TV di ruangan tengah. Baru lima menit melihat, dari belakang pundaknya seperti ada tiupan angin. Sebelumnya ia berpikir, ini betul-betul tiupan angin, sebab cuaca waktu itu di luar sedang hujan gerimis. Tetapi, tiupan angin itu berasa lain, benar-benar membuat bulu kuduknya kembali berdiri.

Mendadak telephone rumah berdering. Danny mengusung telephone itu. Tidak ada suara orang diseberang telephone terkecuali desahan napas seperti orang yang kecapaian habis lari. Dihempaskannya telpon itu sebab terkejut. Belum terlepas keanehan itu, lampu mendadak padam kembali. Persis dari balik tv kelihatan sesosok mahluk besar berbulu lebat dengan muka yang benar-benar menyeramkan. Langsung Danny mundur langkah-langkah ke belakang serta cepat keluar untuk menyalakan lampu kembali.

Danny benar-benar kesal serta merasakan dipermainkan oleh hantu yang tinggal di rumah kosong punya adiknya itu. “Awas, nantikan pembalasanku,” sebut Danny dalam hati. Ia merasakan dilawan oleh gondoruwo yang mengganggunya.

Sekarang Danny kembali masuk ke WC. Diambilnya kotoran yang masih berantakan serta dimasukkan ke kantong plastik. Selanjutnya Danny berdoa sekalian membaca ayat Bangku sekitar 10 kali, Surat Al-Falaq 7 kali serta Surat Al-Annas 7 kali. Mendadak dari lantai 2 tempat tinggalnya terdengar suara seperti orang yang sedang mendesah kesakitan. Suara itu sempat terdengar bebeapa detik lamanya, selanjutnya perlahan lenyap

Kotoran itu lantas dibuangnya ke selokan yang tidak jauh dari rumah kosong itu. Alhamdulillah, mulai sejak itu masalah hantu di dalam rumah adiknya Danny itu betul-betul hilang. Selamat bermalam 3 hari di rumah itu, cuma malam pertama saja Danny merasakannya. Sekarang rumah itu telah bersih dari masalah jin.

  • Bagikan