Sobat Kaweden, Apa itu “WIWIT” ?.

Mungkin itu yang akan muncul di benak anak-anak sekarang. Wiwit adalah acara selamatan ketika padi sudah tua dan akan dipanen. Ritual wiwit hampir sama dengan angler, yang telah dibahas pada artikel yang lalu.

 

 

Bedanya pada menu nasinya. Kalau angler menggunakan sayur pepaya. Kalau wiwit, menggunakan parutan kelapa, gepeng, ikan pepes, dan biasanya ditambah kepiting. Ditambah lagi dengan lauk ingkung ( daging ayam ).

Tidak lupa ditambah pisang. Dan biasanya wiwit dilakukan disore hari ataupun malam hari. Musim panen, di Dusun Kaweden pada umumnya hampir berbarengan panennya. Karena tanamnya pun hampir sama, ataupun lain hari.

Pada Saat padi sudah tua, kami keluar rumah di malam hari hanya untuk menunggu kalau2 ada yang wiwit. Kalau ada tanda2 orang wiwit, maka segera kami datangi. Biasanya ada tanda api yang menyala.

 

 

Kami tidak perduli yang wiwit itu dari dusun kami ataupun bukan tetap kami datangi. Nasi wiwit memang enak, walaupun cuma dengan daging ayam yang sedikit tapi kami tetap merasa puas.

Bahkan beberapa bulan lalu di daerah Bedog atau sebelah timur Dusun Nambongan, ada sebuah restoran dengan menu sego wiwit atau nasi wiwit. Namun sekarang sudah tidak buka lagi, Bagaimana teman kangenkah dengan nasi wiwit yang pernah kita rasakan dulu????

Wiwit ( Selamatan Ketika Padi Akan Dipanen )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: